RUMBEL KARSI KARSUN (RUMAH BELAJAR DAN KARTU SIKAP KARANG SUKUN)

RUMBEL KARSI KARSUN (RUMAH BELAJAR DAN KARTU SIKAP KARANG SUKUN)

Rumbel Karsi Karsun (Rumah Belajar dan Kartu Sikap Karang Sukun) merupakan suatu bentuk pola pembentukan
sikap dengan memanfaatkan portal rumah belajar dan kartu sikap dalam upaya peningkatan pelayanan Pendidikan
di era 4.0.
Rumbel Karsi Karsun terdiri atas dua bagian utama yaitu pemanfaatan portal rumah belajar dan kartu sikap karang
sukun. Pada Kartu sikap terbagi kedalam dua indikator yang disesuaikan dengan penilaian Kompetensi Inti 1
(religius) dan Inti 2 (sosial) pada kurikulum Sekolah Dasar. Kedua kompetensi inti ini tergabung dalam kartu sikap
yang dapat dinilai dari kegiatan siswa di rumah dan di sekolah. Indikator kartu sikap untuk kegiatan di sekolah
antara lain; (1) belajar di rumah, (2) melaksanakan ibadah sesuai ajaran agama, (3) membantu orang tua, (4)
membuka portal rumah belajar/ tidak main game online, dan (5) pamit sebelum berangkat sekolah kepada orang
tua. Sedangkan indikator kartu sikap di sekolah antara lain; (1) mengikuti kegiatan pagi, (2) menggunakan seragam
yang rapi dan bersih, (3) tertib di dalam kelas, (4) mengerjakan tugas dengan baik, (5) memungut sampah ketika
istirahat, (6) sopan kepada guru dan teman, dan (7) membaca buku cerita.
Kartu sikap diberikan kepada setiap siswa dan diisi setiap hari di sekolah. Kartu sikap diisi dengan ketentuan
memberikan angka 1 (satu) pada indikator sikap yang dilaksanakan dan memberikan angka 0 (nol) pada indikator
sikap yang tidak dilaksanakan. Siswa yang melaksanakan semua indikator sikap dalam satu hari mendapatkan
bintang sikap. Pada akhir bulan, siswa yang memiliki bintang sikap yang terbanyak diberikan reward oleh guru.
Setiap dua bulan juga dilaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan kartu sikap. Guru meminta masukan dan saran
kepada orang tua terkait efek dari pelaksanaan kartu sikap di sekolah.
Rumbel karsi karsun telah berhasil merubah prilaku dan kebiasaan siswa secara bertahap yang pada awalnya
menggunakan gawai untuk bermain game online perlahan bergeser dimanfaatkan untuk membuka portal rumah
belajar. Begitupula dengan sikap siswa baik di rumah maupun di sekolah yang mengalami perubahan tentang
disiplin waktu, menjaga lingkungan dan menghormati orang tua, guru dan temannya.

Leave a Reply