Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor PTSP (DPMPTSP Kota Mataram)

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor PTSP (DPMPTSP Kota Mataram)

Dalam upaya menyelamatkan Ekonomi Daerah agar tidak ambruk dan collapse di tengah Pandemi virus Corona atau
Covid-19 yang melanda seluruhdunia, maka perlu adanya rencana penerapan New Normal Life, sebab jika tidak ada
aktifitas ekonomi maka pendapatan pajak tidak akan tercapai, sedangkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)
berasal dari pajak. Untuk itu, DPMPTSP Kota Mataram akan membuka kembali pelayanan perizinan tatap muka
dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sebelumnya pelayanan tatap muka ditiadakan dan diganti dengan
pelayanan Daring selama pandemi virus Corona atau Covid-19. Pelayanan Daring dilakukan sebagai solusi bukanlah
untuk membatasi akses masyarakat terhadap pelayanan publik namun bertujuan untuk mencegah penyebaran
COVID-19. Menjelang New Normal Life, sejumlah persiapan telah dilakukan, antara lain membuat Standar
Operasional Pelayanan (SOP) sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, salah satunya dengan
mengatur jarak kursi, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan di pintu masuk, pengukuran suhu tubuh,
dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan face shield. Secara rinci SOP perizinan menuju New
Normal Life di DPMPTSP adalah sebagai berikut:
Para 1. petugas pelayanan publik akan dilengkapi dengan alat pelindung, seperti masker, face shield, sarung tangan
dan lainnya sesuai dengan protokol kesehatan.

  1. Penyemprotan ruangan dengan cairan desinfektan dilakukan secara berkala.
  2. Pemohon yang datang wajib menggunakan masker. Bila pemohon tidak membawa masker, DPMPTSP akan
    memberikan masker secara gratis.
  3. Pemohon yang datang terlebih dahulu akan diarahkan oleh petugas untuk cuci tangan di tempat yang telah
    disediakan, setelah itu akan dilakukan pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan termo gun dan bila suhu
    tubuh normal pemohon akan dipersilahkan masuk ke dalam untukmengurus keperluan selanjutnya.
  4. Jumlah pemohon yang masuk ke dalam ruangan akan dibatasi maksimal 4 (empat) orang dan pemohon yang
    lainnya akan menunggu di luar ruangan.

Leave a Reply