SI PINTAR TB (SISTEM PENINGKATAN INFORMASI TERPADU TUBERKULOSIS)

SI PINTAR TB (SISTEM PENINGKATAN INFORMASI TERPADU TUBERKULOSIS)

Di Indonesia jumlah kasus Tuberkulosis (TB) sebanyak 420.994 kasus pada tahun 2017 (data per 17Mei 2018).
Berdasarkan Survei Prevalensi Tuberkulosis tahun 2013-2014, prevalensi TB dengan konfirmasi bakteriologis di
Indonesia sebesar 759 per 100.000 penduduk berumur 15 tahun ke atas dan prevalensi TB BTA (Bakteri Tahan
Asam) positif sebesar 257 per 100.000 penduduk berumur 15 tahun ke atas .
Di wilayah kerja Puskesmas Pagesangan juga masih ditemukan kasus Tuberkulosis (TB). Berdasarkan data laporan
tahun 2016 ditemukan sejumlah BTA (+) yaitu 30 orang, BTA (-) / EP (Ektra Paru) yaitu 21 orang. Pada tahun 2017
ditemukan BTA (+) yaitu 28 orang, BTA (-)/EP yaitu 9 orang. Pada tahun 2018 ditemukan BTA (+) yaitu 24 orang, BTA
(-)/EP yaitu 10 orang.
Puskesmas memiliki peran sangat strategis dalam pelayanan kepada masyarakat, yaitu preventif, kuratif, dan
rehabilitatif bahkan promotif. dalam hal ini , Programer TB memiliki tugas kompleks dalam pelayanan di Puskesmas
guna melakukan pencegahan penularan serta mengurangi angka kesakitan akibat menderita TB. Dengan
menemukan, mengobati dan menjaring suspect TB untuk memutuskan rantai penularan. Target program nasional
penanggulangan TB sesuai dengan target eliminasi adalah eliminasi TB pada tahun 2035 dan Indonesia bebas TB
tahun 2050. Sehingga terbentuklah sebuah inovasi untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu Sistem Peningkatan
Informasi Terpadu Tuberkulosis (Si Pintar TB) dalam bentuk kelas.
Kelas Si Pintar TB merupakan sarana untuk belajar bersama tentang TB Paru dalam bentuk tatap muka dalam
kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan penderita TB dalam minum obat TB,
berbagi pengalaman antara penderita TB selama menjalani pengobatan TB serta peran aktif dari Pengawas Menelan
Obat (PMO), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, remaja Masjid untuk dapat menyebarluaskan informasi tentang TB
dan penemuan suspect TB di lingkungan. Kelas SIi Pintar TB telah dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas
Pagesangan yaitu di LIngkungan Gubuk Mamben Kelurahan Pagesangan Barat.
Dalam kelas ini, selain dapat meningkatkan penemuan kasus suspect TB, juga dapat mencegah kasus TB dengan
resisten obat. Kelas ini dilakukan oleh Petugas TB yang ada d Puskesmas bekerja sama dengan program Promkes,
Surveilans, Sanitarian, Petugas Gizi, dan Laboratorium.
Adapun pokok perubahan yang dilakukan, yaitu selain mendapatkan pengetahuan, peserta kelas Si Pintar TB juga
dapat menemukan dan membawa pasien suspect TB ke Puskesmas. Sehingga dapat meningkatkan penemuan
kasus.

Leave a Reply