BERKAH MELIMPAH GELISAH (PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH)

Inovasi ini muncul dilatarbelakangi oleh volume sampah yang terus meningkat setiap harinya. Masalah mengenai sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Perilaku masyarakat juga memberikan pengaruh besar terhadap kondisi baik atau buruknya pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah rumah tangga dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) disertai penekanan terhadap pengurangan sampah pada sumbernya, tentunya dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan. Pengelolaan sampah dengan memisahkan sampah organik dan non organik merupakan salah satu cara mengurangi sampah pada sumbernya. Hanya saja, pada umumnya masyarakat malas untuk memisahkan antara sampah organik dan non organik. Oleh karena itu, perlu adanya motivasi bagi masyarakat untuk mengelola sampah yang dihasilkan sebelum dilakukan pembuangan.

Salah satu cara memotivasi masyarakat untuk mengelola sampah adalah dengan pelaksanaan inovasi “ BERKAH MELIMPAH”. BERKAH MELIMPAH merupakan singkatan dari Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah. inovasi ini mengajak masyarakat untuk mengelola sampah, khususnya sampah rumah tangga yang dihasilkan untuk dipilah dan didaur ulang. Sampah non organik dipisah dengan sampah organik. Selanjutnya sampah non organik tersebut diolah menjadi beraneka produk yang bernilai ekonomis dan sampah organik dijadikan kompos. Selain mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan rumah tangga, program ini juga dapat memberdayakan masyarakat dalam memperoleh pendapatan. Lokasi bale kerja GELISAH ( Gerakan Lingkungan Sampah Nihil) di jalan Energi Gg.Nusa Indah Lingkungan Banjar,Lombok NTB.

Banyak inovasi yang dilakukan di daerah lain berkaitan dengan pengelolaan sampah baik organik maupun non organik, namun BERKAH MELIMPAH memiliki keunikan dimana konsep kerjanya menitik beratkan pada pemberdayaan masyarakat setempat. Inovasi ini memiliki 5 kegiatan utama yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan sampah dan merubah perilaku masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Adapun 5 kegiatan utama antara lain:

a. Sekolah Kreasi Sampah

Sekolah kreasi sampah bertujuan untuk melatih kreatiitas masyarakat dalam memproduksi barang dari pengolahan sampah yang bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan menumbuhkan ekonomi kreatif. Sekolah kreasi sampah diadakan setiap hari minggu sore jam 16:00 – 18:00 di Bale Kerja GELISAH. Tahap pertama adalah mengadakan bimbingan teknis dengan memberikan edukasi kepada siswa sekolah kreasi sampah tentang pengelolaan sampah rumah tangga dengan memilah sampah organik dan non organik. Selanjutnya melatih kreatifitas siswa sekolah dengan mengkreasikan sampah non organik menjadi tas, dompet, kotak pensil, piring ramah lingkungan, bunga dan lain-lain. Karya-karya yang dihasilkan oleh para siswa sekolah kreasi sampah kemudian akan di jual dan di pajang Art Galery GELISAH dan di instagram penjualan GELISAH @produkdaurulang.

b. Kelas Kompos

Tujuan dari kelas kompos adalah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mulai memanfaatkan sampah organik (sampah dapur) menjadi kompos sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengelola dan mengurangi sampah yang dibuang ke lahan TPA. Metode yang digunakan dalam membuat kompos adalah menggunakan composterbag, dimana dengan menggunakan composterbag adalah cara paling mudah untuk membuat kompos.

c. Door To Door

Tujuan dari GELISAH Door to Door adalah memberikan edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tanggga yang dihasilkan setiap harinya dan mengajak masyarakat untuk mulai peduli terhadap lingkungan sekitar.

d. Penukaran Tas Ramah Lingkungan

Penukaran tas ramah lingkungan bertujuan untuk mengurai penggunaan sampah kantong plastik dengan memberikan edukasi kepada masyarakat dan melatih masyarakat untuk mengurangi menggunakan kantong plastik saat berbelanja di pasar maupun supermarket. Penukaran sampah dengan tas ramah lingkungan memiliki kriteria sampah yang dapat ditukarkan yakni ecobrick ( sampah plastik yang dimasukkan ke dalam botol hingga padat), sampah bungkus kopi, sampah tutup botol dan sampah minuman cup gelas.

e. Berqurban Tanpa Wadah Plastik

Berqurban Tanpa Wadah Plastik adalah program tahunan yang dilakukan saat perayaan hari raya Idul Adha, dimana saat pembagian daging kurban menggunakan wadah daun sebagai pengganti penggunaan plastik untuk pembungkusan daging kurban. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban. kegiatan ini di dukung penuh oleh Kepala Lingkungan, Takmir, RT dan Masyarakat.

BERKAH MELIMPAH merupakan inovasi yang dapat membantu mengurangi jumlah volume sampah yang dibuang ke TPA oleh masyarakat, selain itu juga dengan adanya inovasi ini masyarakat dapat memperoleh penghasilan tambahan dengan merubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan merubah prilaku masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

Petunjuk Teknis Inovasi Daerah Berkah Melimpah Gelisah dapat di download disini

Leave a Reply