INDUSTRIALISASI KEBUN PERMACULTURE SEBAGAI INOVASI MATARAM MENGHADAPI PANDEMI

Wabah pneumonia corona baru muncul dari tiongkok, pada bulan Desember 2019. Wabah ini kemudian menyebar secara global (Wang et al,2020). Dampak danya corona virus terjadi pada masyarakat adanya penurunan pendapatan dan hilangnya lapangan pekerjaan. Tantangan yang dihadapi masyarakat lokal adalah terganggunnya aktivitas ekonomi dan kesehatan masyarakat. Virus yang penyebarannya sangat cepat serta bisa mengakibatkan berbagai macam gejala dan dapat mengakibatkan kematian. Dampaknnya adalah adanya potensi kemiskinan yaitu situasi di mana seseorang atau rumah tangga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar, semenetara lingkungan pendukungnya kurang memberikan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan secara kesinambungan atau keluar dari kerentanan.kurangnya kesadaran adanya ancaman kelangkaan pangan tidak disadari oleh masyarakat,adanya ketersediaan beras di pasar lokal saat ini menyebabkan masyarakat tidak memiliki sumber pangan lokal hanya serupa padi.

Oleh karna itu dalam menghadapi masalah tersebut perlu adanya inovasi yang harus diselesaikan untuk meningkatkan imunitas masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat serta membuka lapangan pekerjaan salah satunya adalah ” Inovasi Industralisasi Kebun Permaculture” dimana inovasi ini dapat memecahkan masalah karena kebun tersebut menyediakan sumber sayur lokal yang dapat meningkatkan imunomodulator diantaranya tanaman kelor, lemon, sambilito, gingseng jawa, sereh dapur dan lain-lain.

Pelaksanaan inovasi anatara lain:

a. melakukan pelatihan membuat kompos

b. membuat alat pengering sederhana

c melakukan pelatihan teknik budi daya tanaman

d. pemprosesan simplisia

e melakukan pengolahan minyak atsiri

f pembuatan simplisa

g pembuatan minuman kunyit instan

Manfaat utama yang dihasilkan dari inovasi adalah mengadopsi sebagian teknologi yang dilakukan dan menghasilkan berbagai produk sayuran untuk meningkatkan imonomudator,simplisa tanaman obat, minyak atsiri untuk aroma terapi, sabun natural.Hasil pelaksanaan inovasi berupa demo plot kebun permaculture dan industralisasi produk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.kegiatan inovasi yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGS adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.Pembelajaran yang dapat dipetik adalah memenfaatkan kekuatan alam yang ada di sekitar kita akan memberikan panen sumber sayuran dan makanan obat yang murah tersedia di lingkungan sehingga sangat lentur menghadapi bencana. hasil dari permaculture dilakukan industralisasi menjadi produk ekonomi hijau.

Pedoman Teknis Inovasi Daerah Industrialisasi Permaculture dapat di download disini

Leave a Reply