selayang pandang
inovasi daerah kota mataram

INDUSTRIALISASI KEBUN PERMACULTURE SEBAGAI INOVASI MATARAM MENGHADAPI PANDEMI

Wabah pneumonia corona baru muncul dari tiongkok, pada bulan Desember 2019. Wabah ini kemudian menyebar secara global (Wang et al,2020). Dampak danya corona virus terjadi pada masyarakat adanya penurunan pendapatan dan hilangnya lapangan pekerjaan. Tantangan yang dihadapi masyarakat lokal adalah terganggunnya aktivitas ekonomi dan kesehatan masyarakat. Virus yang penyebarannya sangat cepat serta bisa mengakibatkan berbagai macam gejala dan dapat mengakibatkan kematian

KAMPUNG SORGHUM

Sebelum adanya inovasi daerah kampung shorgum, produksi petani shorgum relative masih kecil, selain itu innovator juga sudah mulai melakukan sistem konsinyasi. Masyarakat belum begitu mengenal bagaimana potensi dan manfaat sorghum. Padahal tanaman ini merupakan tanaman yang sudah populer dizaman nenek moyang dulu. Permasalahan lainnya adalah belum adanya peralatan untuk memproduksi dalam kapasitas besar dan harga Sorghum masih fluktuatif.

MPAT AKSY (KELOLA SAMPAH TERPADU SKALA KELURAHAN BERBASIS MASYARAKAT)

Kelurahan sebagai ujung tombak wilayah yang berhadapan langsung dengan masyarakat, memiliki berbagai persoalan kompleks yang sedianya harus dihadapi serta mampu melakukan upaya terobosan yang maksimal demi melayani masyarakat dan tentunya berdampak pada terwujudnya program pemerintah. Salah satu potensi persoalan yang ada di Kelurahan adalah persoalan sampah. Sampai dengan saat ini, banyak persoalan sampah yang ditimbulkan akibat tidak terkelolanya sampah dengan baik.

KAMPUNG SAHABAT (KAMPUNG SEHAT BEBAS TBC)

Penanggulangan penyakit menular TBC masih belum maksimal terutama dalam penemuan kasus. Hal ini disebabkan karena masih adanya stigma tentang TBC, pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang TBC masih rendah, sehingga banyak masyarakat yang takut memeriksaan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit. Data penemuan kasus di Puskesmas Cakranegara pada tahun 2018 hanya 71 kasus atau hanya 31%. Padahal target yang ditetapkan sebesar 224 kasus atau 80%

PANGAN BALUNG DENGAN (PEMANFAATAN PEKARANGAN SEBAGAI LUMBUNG SEDEKAH PANGAN)

Sudah menjadi fakta umum bahwa angka kemiskinan di Indonesia mencapai ±20 juta jiwa. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan pangan menjadi faktor penting yang menentukan. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah kenaikan harga bahan pangan pokok atau sembako. Beras, minyak dan berbagai bahan lain yang masih bisa kita jangkau, ternyata masih mahal bagi ±20 juta rakyat Indonesia

PCG (PAIRWORK CARD GAME) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS

PCG adalah sejenis permainan kartu yang dirancang untuk pembelajaran Bahasa Inggris di dalam kelas. Kartu dalam konteks ini terdiri dari dua jenis, yaitu Kartu Identitas Diri (KID), dan Kartu Idola Siswa (KIS). Beberapa permasalahan sebelum inovasi PCG dilaksanakan di sekolah, antara lain:

APLIKASI INGES (INFORMASI DALAM GENGGAMAN MASYARAKAT)

Pelayanan Publik yang diselenggarakan Pemerintah Khususnya Pelayanan Publik di Kelurahan sering dianggap sebagai penghambat oleh masyarakat, hal ini terjadi karena birokrasi yang berbelit dan dirasa terlalu menyulitkan masyarakat, tidak sedikit juga yang menggunakan “uang pelicin” agar memperoleh pelayanan yang cepat. Hal yang berlangsung cukup lama sehingga Pemerintah Pusat perlahan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah serta meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan hal yang sama.

BUDIDAYA ANGGREK BULAN DORITIS MEDIA TANAM SERABUT KELAPA DAN BATU BATA

Anggrek bulan doritis pulcherima memiliki arti “sangat cantik“. Diambil dari kata pulcher. Lama mekar anggrek bulan ini sekitar lebih kurang 3 bulan sehingga kami selaku inovator merasa pantas untuk membudidayakannya. Ciri khas dari anggrek bulan doritis adalah Lips nya yang berbentuk lembing yang merupakan asal kata “ DORI” ( merupakan panggilan kesayangan para pecinta aggrek ) dan terlihat seperti sekop .

ERUS PAKEL (PENGOLAHAN ISI RUMEN SAPI SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF IKAN LELE)

Sumber pakan untuk budidaya ikan lele pada saat ini merupakan masalah utama, karena 75% pendanaan terserap pada biaya pembelian pakan ikan. Untuk mengatasi persoalan tersebut perlu adanya inovasi yang mampu meminimalisir biaya pengeluaran untuk pembelian pakan ikan. Penyuluh perikanan sudah melakukan uji coba pemanfaatan limbah rumen sapi menjadi pupuk dan hasilnya tanaman menjadi subur.

SEMPRU (SISTEM PEMBERIAN PAKAN RASIONAL AUTOMATIS)

Pakan merupakan permasalahan utama dalam kegiatan budidaya ikan terutama ikan lele. Hampir 75 persen dana tersalurkan untuk pembelian pakan. Sementara itu pakan harus diberikan pada waktu yang sudah direncanakan, dalam jumlah yang sudah ditentukan dan juga harus memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan. Ikan lele termasuk jenis ikan yang buas dan lebih banyak mencari makan pada malam hari atau nocturnal.

PEMBELAJARAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN KASIH (KARTU DIKSI HARAN)

Sanggar sekolah (sanglah) Diatona Libel’s berdiri tanggal 2 Mei 2003, bertepatan dengan Hardiknas, dan menjadi anggota Paguyuban Sanggar Seni Sekolah (PS3) Kota Mataram. Tujuan dibentuknya sanglah Diatona Libel’s, untuk memberikan ruang mengembangkan kreativitas dan potensi guru dan siswa di bidang bahasa, seni, sastra, dan budaya melalui aktivitas literasi.

KIA-KU DATANG (KARTU IDENTITAS ANAK-KU DAPAT POTONGAN)

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia. Sebab anak merupakan karunia Tuhan yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya, 

TAK KU DUGA (ANTAR DOKUMEN WARGA)

Pelayanan Publik (Public Service) merupakan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat umum yang menjadi warga negara atau secara sah menjadi penduduk negara yang bersangkutan. Pelayanan publik disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Penerima pelayanan publik adalah perseorangan atau kelompok yang sedang melakukan pelayanan

SIMPATI (SISTEM INFORMASI TEMPAT TIDUR)

Rumah sakit adalah salah satu sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan, yang berperan mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Rumah sakit berperan dalam upaya kuratif dan rehabilitatif, yang bertujuan memulihkan status kesehatan seseorang dari sakit menjadi sehat, serta melakukan kegiatan preventif dan promotif kesehatan.

STIKER PINTAR ATASI KOMPLIKASI MATERNAL DI ERA PANDEMI

Stiker pintar adalah media yang digunakan untuk mengklasifikasikan pasien ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Ampenan berdasarkan komplikasi maternal dengan pemberian stiker warna yang ditempelkan pada buku KIA. Kode warna merah yang berarti kondisi tidak aman, warna hijau aman dan warna kuning kurang aman. Inovasi ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan, antara lain:

RME (REKAM MEDIS ELEKTRONIK)

Inovasi RME merupakan bagian dari upaya RSUD Kota Mataram dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus sebagai upaya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan dengan memanfatkan teknologi informasi. Melalui inovasi ini, PPA dapat langsung memberikan pelayanan kepada pasien tanpa harus menunggu dokumen rekam medik diantar oleh petugas rekam medik. PPA tinggal mencari riwayat medis pasien lewat komputer yang sudah tersedia di masing-masing ruangan atau bahkan lewat HP android masing-masing PPA.

BERKAH MELIMPAH GELISAH (PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH)

Inovasi ini muncul dilatarbelakangi oleh volume sampah yang terus meningkat setiap harinya. Masalah mengenai sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Perilaku masyarakat juga memberikan pengaruh besar terhadap kondisi baik atau buruknya pengelolaan sampah. 

PEMBAYARAN RETRIBUSI PARKIR NON TUNAI BERBASIS QRIS

Permasalahan parkir menjadi salah satu isu utama di banyak kota di Indonesia. Begitupun di Kota Mataram, mengalami kondisi yang tidak jauh berbeda terkait dengan pengelolaan parkirnya. Persoalan yang terjadi tidak hanya masalah parkir dari sisi lalu lintas, tetapi utamanya adalah persoalan manajemen dan tata kelola parkir dari sisi pendapatan daerah.

MOBA GAMES UNTUK LITERASI GERAK

Pendidikan di indonesia menurut Pasal 1 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional di berikan melalui dua jalur yaitu pendidikan formal dan non formal. Sekolah merupakan jalur pendidikan formal yang terdiri dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Dalam proses pelayanan pendidikan sebagai pendidik layaknya melaksanakan 3 tahap pembelajaran yaitu tahap perencanaan (merancang perencanaan dan perangkat pembelajaran), pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran (penilaian hasil belajar siswa mengenai sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan).

LO GWA LASKAR MALOMBA (LAYANAN OTOMATIS MENGGUNAKAN WHATSAPP LASKAR MALOMBA)

Sekolah sebagai mitra orang tua dalam pendidikan anak membutuhkan kerja sama aktif dengan orang tua murid. Oleh karena itu keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak di sekolah merupakan kerja sama jangka panjang.

ARKUR-13 (APLIKASI RAPOR KURIKULUM 2013)

Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 (Arkur-13) dirancang sebagai jawaban atas permasalahan yang dihadapi guru dalam mengolah hasil penilaian siswa sesuai kurikulum 2013. Aplikasi ini dikembangkan berbasis Microsoft Office Excel yang dipadukan dengan Visual Bacic Aplication (VBA) dan Costum User Interface (Custom UI).

KUBACADAH (KUPON MEMBACA BERHADIAH)

Mengelola perpustakaan di SD dengan segala keterbatasan yang ada agar bisa berjalan dengan optimal membutuhkan sebuah solusi sederhana namun harus efektif. Sekolah telah memiliki sarana berupa gedung perpustakaan, buku-buku bacaan termasuk perlengkapan TIK yang dapat digunakan untuk mengelola adminsitrasi perpustakaan.

PIJAR! MATARAM (PERLUASAN INFORMASI DAN JARINGAN LAPOR! MATARAM)

Berdasarkan Data pengaduan pada sistem aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) Kota Mataram Tahun 2017 terdapat pengaduan terkait pelayanan publik di salah satu puskesmas Kota Mataram, butuh waktu lama mulai dari pengaduan masuk sampai memberikan respon terhadap pengaduan tersebut. Hal tersebut terjadi sebelum penggunaan domain pemerintah daerah (https://mataram.lapor.go.id) dan prefix (LAPORMATARAM) 

STAR (SEKOLAH TANPA ASAP ROKOK)

Sekolah Tanpa Asap Rokok (STAR) merupakan sebuah komitmen yang dilakukan seluruh warga sekolah di SMPN 10 Mataram, mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Tata Usaha, Siswa serta tamu yang datang ke sekolah. Komitmen ini kami buat setelah kami melihat banyaknya siswa kami yang sudah terpapar asap rokok secara tidak terkontrol baik dari lingkungan rumah, tempat bermain bahkan di sekolah. Rendahnya kesadaran beberapa warga sekolah yang merokok di lingkungan sekolah memberikan contoh nyata yang kemudian di replikasi oleh siswa.

ISAP (INCENERATOR SAMPAH RAMAH ASAP)

Berbagai upaya penanganan dan pengelolaan sampah gencar dilakukan oleh pemerintah mulai dari sosialisasi terkait kegiatan pengurangan dan penanganan sampah, pelatihan pengelolaan sampah, pembentukan komunitas pencinta lingkungan, dan penyediaan kendaraan roda 3 untuk mengangkut sampah di masing-masing lingkungan.

UMBUNG SASAK (MELUKIS UNTUK MEMBANGUN PENGALAMAN SENI DAN AKTIVITAS BERKARAKTER)

Inovasi Lumbung Sasak merupakan singkatan dari Melukis untuk Membangun Pengalaman Seni dan Aktivitas Berkarakter. Inovasi ini merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler disekolah yang mengajarkan siswa bagaimana cara melukis dengan menggunakan multi teknik, diantaranya teknik scabing (mengeruk warna pada krayon), teknik gradasi krayon, dan kombinasi cat air dan krayon. Kegiatan melukis dengan multi teknik ini biasanya diperoleh oleh siswa yang belajar di tempat les/sanggar melukis dengan tujuan untuk mengarahkan siswa menjadi lebih kreatif dalam berkreasi.

DOKAR (DIARI OLAHRAGA DAN KEGIATAN ANAK DI RUMAH)

Dengan adanya Pandemi Covid 19 terhitung dari bulan maret 2020 seluruh pelaksanaan pembelajaran menjadi terganggu dan menimbulkan banyak mising link dalam dunia pendidikan. Hal ini tidak terkecuali pada mata pelajaran PJOK proses pembelajaran yang mengedepankan aktifitas fisik ini harus juga melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Jumlah materi yang lumayan banyak dan 80% merupakan materi praktek hal ini tentunya akan membutuhkan jumlah kuota yang besar hal ini menjadi masalah utama dalam pelaksanaan pembelajaran jauh meskipun sudah adanya bantuan kuota dari KEMDIKBUD.

PECAH BELAH UNTUK BERMAIN MUSIK ANSAMBEL MENGGUNAKAN APLIKASI SAC (PELABEL SAC)

Inovasi Pembelajaran degan nama “Pelabel SAC” ini dibuat untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan bahwa bermain musik tidak harus menggunakan alat musik yang sesungguhnya, namun kita bisa memanfaatkan atau menemukan ide baru berupa benda yang ada di sekeliling kita. Inovasi Pembelajaran ini menjelaskan langkah-langkah pemanfatan benda berupa pecah belah, yang difungsikan sebagai alat musik melodis (alat musik yang memiliki nada), tanpa menghilangkan fungsi yang sebenarnya yaitu sebagai peralatan rumah tangga. Pemanfaatan pecah belah yang difungsikan sebagai alat musik melodis ini aman untuk segala usia, dapat dimainkan di mana pun, dan kapan pun.

ALTERNATIF PENGGANTI MEDIA TANAMAN PUPUK HIDROPONIK DARI SAMPAH ORGANIK

Peningkatan jumlah penduduk dewasa ini telah menyebabkan terjadinya peningkatan penggunaan sumber daya alam. Penggunaan sumber daya alam secara intensif secara tidak langsung telah menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah sampah rata-rata setiap tahun yang berasal dari residu sumber daya alam tersebut. Peningkatan jumlah sampah ini pada umumnya berasal dari kegiatan manusia seperti pertanian, peternakan dan industri yang lambat laun jika tidak diatasi dengan baik akan menyebabkan terjadinya permasalahan lingkungan dimasa yang akan datang.

MELE TANAM (MENYULAP LIMBAH CAIR TAHU MENJADI NUTRISI TANAMAN)

Inovasi MELE TANAM adalah inovasi yang memberdayakan masyarakat untuk mengolah Limbah Cair Tahu menjadi POC sebagai Nutrisi Tanaman. Limbah Cair Tahu seringkali menjadi limbah yang terbuang di saluran irigasi dan aliran sungai sehingga menimbulkan terjadinya pencemaran lingkungan terutama merusak kelangsungan hidup ekosistem di perairan dan mengganggu pernafasan akibat bau busuk yang di timbulkan dari limbah cair tahu. Strategi memecahkan masalah tersebut adalah dengan mengolah Limbah Cair Tahu menjadi POC sebagai Nutrisi Tanaman.

SPRINT 23 (SPREADSHEET INPUT NILAI TERINTEGRASI 23)

Dalam proses pendidikan tidak jarang membutuhkan beberapa proses yang harus diulang beberapa kali sehingga pelayanan menjadi tidak optimal, terutama pada tahap evaluasi/penilaian hasil belajar. Hal ini terjadi karena guru masih menginput data secara manual dengan media input yang terlalu menyita waktu, seperti waktu yang di butuhkan untuk mengoreksi hasil ulangan semester sampai dengan rapor siap cetak rata-rata 7-14 hari,

ASIK SKL (APLIKASI CETAK SURAT KETERANGAN LULUS)

Aplikasi Cetak Surat Keterangan Lulus (Asik SKL) merupakan aplikasi berbasis microsoft excel yang dikembangkan dengan untuk memudahkan guru dalam mengolah rekap nilai rapor dan mencetak SKL.

BERMITRA DENGAN ORANG TUA SISWA MELALUI MEDIA DIGITAL THREE FOR ONE

Ada empat permasalahan utama yang melatarbelakangi Inovasi Media Digital Three For One. Pertama, kurangnya kontrol orang tua dalam memfasilitasi anaknya dengan smartphone. Kegiatan anak-anak di rumah masih banyak yang yang tidak mau terlepas dari smartphone dengan bermain game online (contoh permainan yang popular adalah Mobile Legend) di rumah/ tempat bermain. Kedua, kemauan orang tua untuk berkomunikasi lebih luas dengan guru masih dibatasi oleh padatnya tugas/ pekerjaan orang tua. Ketiga, kesulitan orang tua dalam memberikan bimbingan belajar kepada anak-anaknya di rumah. Keempat, terkait dengan kehadiran siswa di sekolah.

RANA PEDANGDUT (PELAYANAN PERPUSTAKAAN UNTUK PENYANDANG DISABILITAS/BERKEBUTUHAN KHUSUS)

Masyarakat Penyandang disabiltas /berkebutuhan khusus adalah seseorang yang memiliki keterbatasan diri dapat bersifat fisik, kognitif, sensorik, emosional, perkembangan atau beberapa kombinasi dari ini contohnya Tuna netra, Anak Autis, Tuna Wicara, Tuna Rungu dan sebagainya. Masyarakat penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus memiliki ruang gerak yang terbatas, kemudian harus di sertai dengan sarana prasarana yang ramah bagi penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus dan membutuhkan pendampingan dalam melakukan aktivitas atau kegiatan apapun. Sehingga kondisi ini membuat mereka tidak bisa memanfaatkan berbagai jenis Layanan Perpustakaan Umum Kota Mataram seperti masyarakat normal pada umumnya.

PENGEMBANGAN MEDIA APIK

Media Apik ini merupakan media pembelajaran berbasis aplikasi interaktif yang mengikuti proses permainan Frisbee. Frisbee adalah permainan olah raga pantai. Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan siswa merupakan ide dasarnya, disamping pada saat itu untuk mempercepat menghilangkan rasa trauma siswa terhadap gempa yang melanda pulau Lombok. Membuat media Frisbee dapat meningkatkan keterampilan siswa, disamping itu pembelajan ini berpusat pada siswa (student center).

SULE (SURVEI ELEKTRONIK)

Untuk peningkatan kualitas pelayanan publik perlu dilakukan evaluasi berkelanjutan oleh penyelenggara pelayanan publik. Penyelenggara pelayanan publik wajib melakukan Survei Kepuasan Masyarakat secara berkala minimal 1 (satu) kali setahun. Survei dilakukan untuk memperoleh indeks Kepuasan Masyarakat.

SI KEDOK MERARIK (SISTEM KENDALI DOKUMEN REKAM MEDIS SECARA ELEKTRONIK)

Inovasi ini berawal dari sulitnya petugas membuat respon time penyediaan berkas rekam medis khususnya rawat jalan masih belum memenuhi SPM (< 10 menit) yaitu masih berkisar sekitar 30 menit. Kondisi ini berdampak pada lamanya waktu tunggu pasien dan berpotensi menimbulkan komplain. Di beberapa rumah sakit juga memiliki permasalahan yang sama, yakni pencarian dokumen rekam medis yang melebihi 10 menit dari waktu respon time yang seharusnya. Disamping itu, proses pengambilan data SPM masih bersifat manual yaitu menggunakan stop watch dengan mengikuti proses penyediaan berkas rekam medis satu per satu sejak pasien registrasi hingga berkas rekam medis mencapai poliklinik.

SEHATI (SENSUS HARIAN ELEKTRONIK)

Pengelolaan sensus harian rawat inap dapat digunakan untuk mengetahui tingkat penggunaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR), rata-rata lama dirawat atau Length Of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Bed Turn Over (BTO), Net Death Rate (NDR), Grass Death Rate (GDR). Data-data tersebut berguna untuk pengambilan  kebijakan suatu rumah sakit, seperti untuk melihat tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur dan perencanaan ke depannya. Selain itu, sensus harian rawat inap juga digunakan sebagai laporan eksternal rumah sakit untuk dikirim ke Dinas Kesehatan, Badan Pusat Statistik dan instansi lainnya sehingga laporan tersebut harus cepat, tepat, dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

KAPSUL APRIKA (ENKAPSULASI ARSIP PRIBADI/KELUARGA

Inovasi Kapsul Aprika (Enkapsulasi Arsip Pribadi/Keluarga) dilatarbelakangi dengan adanya peristiwa gempa bumi yang terjadi di Pulau Lombok dan berdampak sampai ke Kota Mataram. Banyak kerugian yang ditimbulkan dari bencana ini, salah satunya adalah rusaknya arsip  pribadi/keluarga yang dimiliki oleh masyarakat yang terdampak gempa.

E-RECALLSERI (E-RESERVASI, CALL CENTRE & SELF REGISTRATION) TERINTEGRASI

Inovasi ini berawal dari keluhan masyarakat terkait dengan pelayanan pasien di poliklinik rawat jalan. Banyak pasien yang mengeluhkan akan lamanya proses yang harus dilewati sejak antri di mesin antrian, loket pendaftaran, poliklinik dan pada saat proses pengambilan obat di apotek. Melalui inovasi ini, 4 (empat) tahapan antrian pasien mulai dari mesin antrian, loket pendaftaran, poliklinik dan apotik (antri obat) akan terpangkas sendirinya menjadi 2 tahapan antrian yaitu hanya di poliklinik dan farmasi.

SIMUTIARA (SISTEM INFORMASI UNTUK KEPEGAWAIAN YANG TERINTEGRASI DI KOTA MATARAM)

Secara Teknis Simutiara memiliki spesifikasi :

  1. Database MySql
  2. Pemrograman PHP, Java Script
  3. Framework CI
  4. Berbasis Web
  5. Akses di Android
     

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor Tempat Wisata (Taman Sangkareang Mataram)

Pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia pada umumnya telah merubah tatanan kehidupan sosial. Banyak yang takut, cemas bahkan hingga paranoid terhadap virus ini. Himbauan datang dari pemerintah dan influencer tanah air agar masyarakat berdiam diri dirumah atau beraktifitas diluar bila mendesak saja kini telah membuat masyarakat
jenuh.

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor Hotel (Golden Palace Hotel Mataram Lombok)

Penyebaran Covid-19 yang kian masih dalam kurun waktu 3 bulan terakhir sangat memukul sendi perekonomian bangsa. Sejak terdeteksi menyebar di Indonesia awal tahun 2020, tidak pelak Pemerintah Pusat dan Daerah harus bahu membahu meningkatkan kedisiplinan di bidang kesehatan terutama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 pada sektor Pasar Tradisional (Pasar Dasan Agung)

Belanja kebutuhan pokok menjadi keperluan sehari-hari masyarakat. Meski di tengah Pandemi virus corona, belanja kebutuhan pokok tetap harus dilakukan. Namun Pandemi Covid-19 membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, termasuk mengenai Virus Coronan baru yang dianggap bisa menular lewat perantaran buah-buahan dan sayuran yang dijual di pasar tradisional maupun supermarket.

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor Hotel (Hotel Maktal)

Sektor perhotelan merupakan salah satu elemen yang terkena dampak Covid-19. Berdasarkan data statistik, terjadi penurunan yang sangat drastis terhadap TPH (Tingkat PenghunianKamar) dimana pada bulan maret TPH hanya sebesar 19,07% dan bulan April makin menurun menjadi 6,23%.

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor Transportasi Umum (Cidomo)

Cidomo merupakan moda angkutan tradisional di Kota Mataram. Pangsa pasarnya adalah warga lokal yang sebagian besar adalah ibu-ibu, orang tua dan anak2 termasuk dalam kelompok rentan penyebaran COVID-19. Pangsa pasar atau penumpang cidomo sebagian besar warga lokal/tradisional yg memiliki tingkat literasi yang rendah sehingga sangat rentan terpapar isu hoax tentang COVID-19.

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor PTSP (DPMPTSP Kota Mataram)

Dalam upaya menyelamatkan Ekonomi Daerah agar tidak ambruk dan collapse di tengah Pandemi virus Corona atau Covid-19 yang melanda seluruhdunia, maka perlu adanya rencana penerapan New Normal Life, sebab jika tidak ada aktifitas ekonomi maka pendapatan pajak tidak akan tercapai, sedangkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) berasal dari pajak. Untuk itu, DPMPTSP Kota Mataram akan membuka kembali pelayanan perizinan tatap muka dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sebelumnya pelayanan tatap muka ditiadakan dan diganti dengan pelayanan Daring selama pandemi virus Corona atau Covid-19. Pelayanan Daring dilakukan sebagai solusi bukanlah untuk membatasi akses masyarakat terhadap pelayanan publik namun bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Inovasi Daerah Pencegahan Covid-19 Pada Sektor Pasar Modern/Mal (Lombok Epicentrum Mall)

Pencegahan penyebarluasan Covid 19 di Kota Mataram juga dilakukan di pusat perbelanjaan (pasar modern)/Mal/Swalayan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. permbelakukan protokol Covid 19 sesuai standar WHO secara paripurna dilaksanakan mulai dari pintu masuk area Lombok Epicentrum Mall dengan penyemprotan alas kaki, pengecekan suhu tubuh, mewajibkan pengenaan masker, aktivitas cuci tangan serta menempatkan hand sanitizer di sejumlah titik dan mewajibkan tenant/penyewa untuk menyediakan handsantizer dan atau melakukan pengecekan berlapis suhu tubuh ketika pengunjung masuk ke gerai gerai yang ada di area Lombok Epicentrum Mall (LEM).

SEKOLAH LISAN (LINGKUNGAN DENGAN SAMPAH NIHIL)

Sekolah LISAN (Lingkungan dengan Sampah Nihil) adalah inovasi program pemberdayaan sekolah dalam pengelolaan sampah. Sekolah LISAN  merupakan upaya membentuk karakter siswa didik dengan cara membiasakan mereka untuk bertanggungjawab terhadap sampah yang mereka hasilkan sendiri. Selama ini sekolah masih membuang sampah dan bergantung pada pelayanan pengangkutan sampah, sehingga hampir semua sekolah memiliki masalah dengan sampah yang mereka hasilkan. Sekolah LISAN mencoba membantu memecahkan masalah tersebut melalui kegiatan-kegiatan yang sederhana dan dapat dilakukan tanpa harus mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

WAKUNCAR BUMIL DAN BADUTA (WAKTU KUNJUNGAN CARI IBU HAMIL DAN BAYI DUA TAHUN)

Masalah gizi yang menjadi perhatian dunia saat ini adalah anak balita pendek (stunting). Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 prevalensi balita stunting 34 % artinya 3-4 diantara 10 balita di Indonesia mengalami stunting. Anak stunting tidak disebabkan oleh keturunan tetapi umumnya karena kekurangan gizi atau mengalami sakit dalam waktu relative lama terutama pada usia 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Secara umum stunting terutama pada 1000 HPK dapat menyebabkan daya tahan tubuh rendah, kecerdasan rendah, dan produktivitas rendah ketika dewasa.

SI PINTAR TB (SISTEM PENINGKATAN INFORMASI TERPADU TUBERKULOSIS)

Di Indonesia jumlah kasus Tuberkulosis (TB) sebanyak 420.994 kasus pada tahun 2017 (data per 17Mei 2018). Berdasarkan Survei Prevalensi Tuberkulosis tahun 2013-2014, prevalensi TB dengan konfirmasi bakteriologis di Indonesia sebesar 759 per 100.000 penduduk berumur 15 tahun ke atas dan prevalensi TB BTA (Bakteri Tahan Asam) positif sebesar 257 per 100.000 penduduk berumur 15 tahun ke atas .

PEPADU ANDALAN (PELAYANAN TERPADU BAGI ANAK TERLANTAR DAN GELANDANGAN)

Kota Mataram sebagai ibu kota Provinsi banyak menjadi daya tarik bagi PMKS untuk mencari sumber penghasilan dalam menyambung hidup. Hal ini menyebabkan menjamurnya PMKS di jalanan Kota Mataram yang dikhawatirkan dapat memicu terjadinya masalah-masalah sosial yang akan menganggu stabilitas daerah. Untuk menurunkan laju pertumbuhan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) di Kota Mataram, maka Dinas Sosial sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam penanganan PMKS membuat suatu inovasi pelayanan publik dengan nama “PEPADU ANDALAN” (Tim Pelayanan Terpadu bagi Anak Terlantar dan Gelandangan).

KIAT SENI (KONSELING PIJAT DAN SENAM BAYI)

Permasalahan utama yang melatarbelakangi Inovasi KIAT SENI, yaitu jumlah kasus bayi baru lahir (BBL) dengan BBLR yang masih mengalami peningkatan setiap tahunnya. Walaupun berbagai upaya pencegahan dari Puskesmas sudah dilaksanakan mulai sejak masa remaja, pra nikah, sampai masa kehamilan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penatalaksanaan sedini mungkin terhadap BBLR agar tidak berlanjut menjadi kasus balita dengan gizi kurang atau gizi buruk yang menjadi pemicu awal terjadinya kasus stunting. Selain dengan menerapkan metode Kangguru oleh orang tua bayi, sentuhan atau stimulasi sedini mungkin juga dapat memberikan perubahan positif bagi tumbuh kembang bayi. Salah satunya dengan Pijat dan Senam Bayi yang akan memberikan hasil maksimal apabila dilakukan oleh orang tua bayi itu sendiri.

MOLAH GATI (MENGOLAH LIMBAH NASI UNTUK PANGAN LESTARI)

MOLAH GATI (Mengolah Limbah Nasi Untuk Pangan Lestari) merupakan inovasi yang memberdayakan kelompok
ibu rumah tangga dalam memanfaatkan limbah dapur khususnya nasi basi untuk dijadikan MOL (Mikroorganisme
Lokal). MOL tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanaman di lahan pekarangan menuju
pangan lestari.

PIAK POC (PENGOLAHAN LIMBAH KALDU IKAN MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR)

PIAK POC (Pengolahan Limbah Kaldu Ikan menjadi Pupuk Organik Cair) adalah sebuah inovasi yang
memberdayakan masyarakat pesisir dalam mengolah limbah kaldu hasil pemindangan ikan. Awalnya limbah ini
menimbulkan genangan dan bau yang sangat menyengat, bahkan untuk membuangnya mereka harus menyediakan
dana sebesar Rp. 50.000,- per hari. Dalam sehari limbah yang dihasilkan mencapai 15 ton .

KELAMBI LEGIUN KARSUN (KORPS KEAMANAN SEKOLAH SAMBUT PAGI LEGIUN KARSUN)

Legiun Karsun adalah nama lain dari SDN 23 Mataram yang artinya pasukan/laskar dari Karang Sukun dengan
motto santun, semangat, sukses. 
Berbagai permasalahan yang melatarbelakangi Inovasi Kelambi Legiun Karsun adalah kegiatan pagi yang sangat monoton yang membuat semangat dan motivasi dalam kegiatan belajar mengajar kurang, ditambah mental, keberanian dan kepercayaan diri anak-anak kurang, kedisipinan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugastugas sekolah kurang, peran serta dan dukungan orang tua mereka juga kurang maksimal, adab dan akhlak perlu pembiasaan serta anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus. 

RUMBEL KARSI KARSUN (RUMAH BELAJAR DAN KARTU SIKAP KARANG SUKUN)

Rumbel Karsi Karsun (Rumah Belajar dan Kartu Sikap Karang Sukun) merupakan suatu bentuk pola pembentukan
sikap dengan memanfaatkan portal rumah belajar dan kartu sikap dalam upaya peningkatan pelayanan Pendidikan
di era 4.0.

KELASE MATARAM "TANPA BATAS UNTUK BELAJAR"

Kelase Mataram adalah Learning Manajemen System (LMS) yang dibangun bersama Kelase.com untuk solusi
pembelajaran digital dan pembelajaran jarak jauh yang diperuntukkan bagi sekolah maupun lembaga pendidikan
yang ada di Kota Mataram.
Unsur-unsur yang terdapat di Kelase Mataram tak ada bedanya dengan unsur-unsur pendidikan yang ada di sekolah.