KELAMBI LEGIUN KARSUN (KORPS KEAMANAN SEKOLAH SAMBUT PAGI LEGIUN KARSUN)

KELAMBI LEGIUN KARSUN (KORPS KEAMANAN SEKOLAH SAMBUT PAGI LEGIUN KARSUN)

Legiun Karsun adalah nama lain dari SDN 23 Mataram yang artinya pasukan/laskar dari Karang Sukun dengan
motto santun, semangat, sukses.
Berbagai permasalahan yang melatarbelakangi Inovasi Kelambi Legiun Karsun adalah kegiatan pagi yang sangat
monoton yang membuat semangat dan motivasi dalam kegiatan belajar mengajar kurang, ditambah mental,
keberanian dan kepercayaan diri anak-anak kurang, kedisipinan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugastugas
sekolah kurang, peran serta dan dukungan orang tua mereka juga kurang maksimal, adab dan akhlak perlu
pembiasaan serta anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus. Maka
masalah utama yang harus dibenahi di SDN 23 Mataram adalah pembentukan karakter bagi peserta didik. Ini
menjadi sangat penting karena pembentukan karakter harus dimulai sejak dini terutama pada usia sekolah dasar.
Kelambi Legiun Karsun adalah inovasi yang mengemas kegiatan pagi menjadi lebih menarik dimana tidak hanya
guru yang berperan tetapi juga peserta didik, karena kegiatan ini berawal dari peserta didik, dilaksanakan oleh
peserta didik dan kembali kepada peserta didik. Pogram ini digerakkan dan dipimpin oleh Korps Keamanan Sekolah
yang kami sebut sebagai POLISI SISWA. Polisi Siswa dipilih dari 2 orang siswa terbaik dari kelas IV, V, dan VI.

Polisi siswa bertugas selama satu bulan dan dipilih setiap Senin pada minggu pertama setiap bulannya pada saat
upacara bendera. Para polisi siswa akan dipakaikan rompi khusus berwarna hijau lemon bertuliskan polisi siswa 23
Mataram oleh pembina upacara di depan teman-temannya. Para polisi sekolah ini dinilai oleh guru kelas dan orang
tuanya masing-masing melalui kartu sikap dengan 5 aspek penilaian yaitu ; kepemimpinan, tanggung jawab, disiplin,
kerjasama, dan suka menolong. Maka peran serta orang tua mulai tumbuh dalam pembentukan karakter peserta
didik sehingga kerja sama orang tua dan guru semakin erat terjalin.
Tujuan dari inovasi Kelambi Legiun Karsun adalah untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, kreatif, berprestasi, dan mampu bekerja sama.

Program Sambut Pagi dibagi menjadi 3 kegiatan, yaitu :

Kegiatan Harian
Dibagi menjadi 3 pokok kegiatan yaitu :
Kegiatan Pagi dilaksanakan sekitar 30 menit dari pukul 07.00 wita pada hari Senin sampai Sabtu mulai dari
kegiatan upacara, senam ceria, literasi sekolah, senam pramuka, imtaq/ sholat dhuha, dan Aubade.
Beriuq Nyampah / Sarapan Bersama dilaksanakan sekitar 20 menit agar gizi dan nutrisi anak terpenuhi sehingga
mereka dapat melaksanakan aktivitas dengan baik.
Literasi Kelas dilaksanakan sekitar 10 menit berupa kegiatan pilihan seperti menyanyikan lagu-lagu wajib,
pembacaan Pancasila/Pembukaan UUD 1945/Sumpah Pemuda/Proklamasi, pembacaan AlQur’an surat-surat
pendek, menghafal perkalian dan lain sebagainya.

Kegiatan Bulanan
Apotek Hidup dilaksanakan setiap Sabtu pada minggu ketiga setiap bulannya. Kegiatan ini melatih peserta didik
untuk mencintai tanaman dan memanfaatkan sampah agar bisa didaur ulang untuk dimanfaatkan kembali.
Kegiatan ini mulai pembibitan, perawatan hingga mereka dapat menikmati hasilnya.
Aubade Plus dilaksanakan setiap Sabtu pada minggu keempat atau minggu terakhir setiap bulannya. Kegiatan
ini menampilkan pentas seni, budaya, dan sastra. Setiap kelas menampilkan minimal 1 pertunjukan yang
dipertontonkan di depan orang tua dan teman-temannya. Peran dan kebanggaan orang tua mulai tampak karena
mereka mendukung sepenuhnya penampilan putra-putri mereka saat pentas. Selain itu sekolah meminta saran,
masukan, dan pengaduan demi kemajuan sekolah.

Kegiatan Tahunan
Pemilihan Guru Favorit dilaksanakan setiap tanggal 25 November saat perayaan HUT PGRI atau hari guru.
Apresiasi terhadap kinerja para pendidik penting dilakukan untuk memotivasi mereka agar mencintai
pekerjaannya dan bekerja lebih maksimal.
Selain memimpin dan menggerakkan program sambut pagi, tugas-tugas polisi siswa diantaranya :
Menyambut kehadiran teman-temannya
piket siswa
piket toilet
piket tabungan
piket kebersihan lingkungan
Agar program sambut pagi lebih variatif, utamanya melatih peserta didik lebih kompetitif maka kami melakukan
kerja sama dengan berbagai perusahaan swasta ternama di Kota Mataram seperti Milo, Susu Zee, Faber Castle,
Time Zone untuk mengadakan berbagai event lomba seperti mewarnai, menggambar, kolase, pentas olahraga dan
seni hingga adu bakat. Pemenang lomba tingkat sekolah biasanya bertanding lagi di tingkat kota sehingga mental
mereka untuk percaya diri, mampu bersaing meraih prestasi semakin terasah.
Maka dampak dari Program ini tidak hanya membuat kegiatan pagi menjadi lebih menarik, peserta didik dan guru
lebih semangat dan termotivasi untuk berprestasi, Hasrat dan naluri anak-anak terlebih anak-anak berkebutuhan
khusus untuk bermain, berkreasi dan melakukan berbagai kegiatan di luar kegiatan akademis tersalurkan dengan
baik dengan waktu yang cukup. Energi dan nutrisi mereka terpenuhi melalui kegiatan beriuq nyampah sehingga
mereka lebih konsentrasi dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.

Adapun beberapa prestasi yang telah diraih oleh Legiun Karsun sebagai dampak progam sambut pagi diantaranya :
Juara Harapan 1 Lomba Adu Bakat Tic Tac Seru Ekskul Challenge se-Kota Mataram Tahun 2018
Juara 1 Lomba Mewarnai Time Zone se-Kota Mataram Tahun 2019
Juara 1 Lomba Lari Tantangan Milo se-Kota Mataram Tahun 2019
Juara 1 Lomba Mewarnai Roadshow Colouring Competition Susu Zee se-Pulau Lombok Tahun 2019

Hasil inovasi ini adalah perubahan karakter yang berpusat pada peserta didik dan sangat penting dilakukan sejak
usia dini. Berbagai kegiatan dalam program ini menciptakan sekolah merdeka sehingga kegiatan belajar mengajar
menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi peserta didik dan guru serta sejalan dengan Sustainnable Development
Goals/ SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan diantaranya kesehatan yang baik dan kesejahteraan,
pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, dan mengurangi kesenjangan. Ini menjadi sangat penting karena kami termasuk sekolah berkebutuhan khusus yang memiliki keragaman karakteristik peserta didik termasuk anakanak berkebutuhan khusus yang membutuhkan penanganan khusus agar setara dengan anak-anak normal lainnya.

Leave a Reply