DOKAR (DIARI OLAHRAGA DAN KEGIATAN ANAK DI RUMAH)

Dengan adanya Pandemi Covid 19 terhitung dari bulan maret 2020 seluruh pelaksanaan pembelajaran menjadi terganggu dan menimbulkan banyak mising link dalam dunia pendidikan. Hal ini tidak terkecuali pada mata pelajaran PJOK proses pembelajaran yang mengedepankan aktifitas fisik ini harus juga melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Jumlah materi yang lumayan banyak dan 80% merupakan materi praktek hal ini tentunya akan membutuhkan jumlah kuota yang besar hal ini menjadi masalah utama dalam pelaksanaan pembelajaran jauh meskipun sudah adanya bantuan kuota dari KEMDIKBUD. Selama pelaksanaan pembelajaran penulis sudah melakukan beberapa model pembelajaran baik daring maupun luring namun muncul rasa keberatan dari sisi orang tua dan siswa mengenai menumpuknya materi, tugas dan kuota yang terbatas terlebih bagi siswa yang tidak memiliki gawai serasa kurang terlayani. Hingga pada bulan oktober 2020 penulis mengikuti program Guru Belajar Seri Pandemi dengan tema penmbelajaran jarak jauh. Di dalam program guru belajar tersebut penulis mendapatkan informasi bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tidak harus di paksakan untuk memberikan secara keseluruhan materi yang terdapat pada kompetensi dasar. Pembelajaran dapat dilakukan dengan memilih materi yang di rasa esensial dan dapat menggabungkan materi yang relevan dengan mengedepankan materi tentang keterampilan hidup bagi peserta didik. Berangkat dari latar belakang masalah ini, penulis berinisiasi untuk membuat sebuah tugas pembelajaran yang dapat dilakukan oleh seluruh peserta didik dan tidak membebani dalam pelaksanaannya. Penugasan ini berhubungan dengan 2 materi esensial dalam masa Pandemi Covid-19 yaitu Pola Hidup Bersih dan sehat (PHBS) dan Aktivitas Kebugaran Jasmani dengan tema DOKAR (Diari Olahraga dan Kegiatan Anak di Rumah) Mataram. Inovasi ini dijalankan dengan memberikan siswa sebuah format yang harus mereka tulis dan laporkan yang berisi tentang :

1.   Data diri yang berisi : nama, tempat tanggal lahir dan penyakit yang pernah diderita

2.   Profil kebugaran jasmani : berupa tinggi badan, berat badan, hasil test kekuatan (push up, sit up, back up, dan squat), dan Indeks Massa Tubuh (IMT)

3.   Daftar kegiatan yang di laksanakan : berupa jenis kegiatan (ditentukan oleh guru), waktu kegiatan, bukti (video,foto, dan atau tanda tangan orang tua), dan keterangan (diisi alasan jika tidak dapat melakukan).

Pokok-pokok perubahan dengan adanya inovasi ini adalah:

  1. Adanya diari kegiatan olahraga dan PHBS peserta didik
  2. Tugas PJOK berbentuk portofolio
  3. Peningkatan nilai kebugaran jasmani peserta didik
  4. Perubahan perilaku PBHS peserta didik
  5. Meningkatkan partisipasi siswa selama PJJ

Leave a Reply