LUMBUNG SASAK (MELUKIS UNTUK MEMBANGUN PENGALAMAN SENI DAN AKTIVITAS BERKARAKTER)

IMAM SUBAYIL
Inovator Lumbung Sasak

Rancang Bangun:

Inovasi Lumbung Sasak merupakan singkatan dari Melukis untuk Membangun Pengalaman Seni dan Aktivitas Berkarakter. Inovasi ini merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler disekolah yang mengajarkan siswa bagaimana cara melukis dengan menggunakan multi teknik, diantaranya teknik scabing (mengeruk warna pada krayon), teknik gradasi krayon, dan kombinasi cat air dan krayon. Kegiatan melukis dengan multi teknik ini biasanya diperoleh oleh siswa yang belajar di tempat les/sanggar melukis dengan tujuan untuk mengarahkan siswa menjadi lebih kreatif dalam berkreasi. Munculnya inovasi ini berawal dari adanya beberapa masalah antara lain : karya lukis siswa kurang bagus, kurangnya semangat siswa untuk mengukir prestasi khususnya dibidang non akademik dan dari hasil pengamatan sehari-hari selama di sekolah terlihat kurangnya nilai-nilai karakter siswa, seperti kurang peduli terhadap lingkungan, tidak menghargai orang lain dan nilai-nilai karakter lainnya yang belum maksimal diterapkan oleh siswa dalam aktivitas sehari-hari terutama di lingkungan sekolah.

Kebaharuan dari inovasi ini yang membedakan dengan inovasi melukis lainnya adalah disamping memberikan pengetahuan tentang teknik melukis yang benar, juga diintegrasikan dengan pengembangan nilai-nilai karakter. Dalam inovasi ini sebelum kegiatan belajar melukis dimulai, siswa diajak turun lapangan sekitar 10-15 menit untuk mencari inspirasi sebagai tema lukisan yang didalamnya memberikan pesan karakter. Adapun mekanisme inovasi Lumbung Sasak adalah sebagai berikut:

  1. Penyebaran leaflet, sebagai media informasi tentang adanya kegiatan ekstrakulikuler dibidang seni lukis
  2. Bagi siswa yang berminat akan melalui tahap administrasi, mulai dari proses pendaftaran, tes kemampuan awal untuk pembagian kelas, yaitu kelas pemula, kelas melukis level 1, kelas melukis level 2 dan kelas pengembangan.
  3. Dimasing-masing kelas akan dilakukan ujian kenaikan kelas melalui tes perkembangan kemampuan. Bagi siswa yang lulus tes akan naik ke level berikutnya dan yang tidak lulus akan kembali mengulang materi sesuai dengan kelas masing-masing,
  4. Tidak ada penarikan biaya dalam kegiatan ini, bagi siswa yang kurang mampu melengkapi peralatan melukis akan difasilitasi oleh pihak sekolah.
  5. Dari hasil evaluasi, bagi siswa yang sudah memiliki teknik melukis yang baik akan difasilitasi oleh pihak sekolah untuk mengikuti lomba melukis.

Pokok-pokok Perubahan:

  1. Terjadi perubahan karakter pada siswa, dimana siswa lebih memiliki kepedulian terhadap orang lain dan lingkungan, menghargai orang lain, sopan santun dalam pergaulan, disiplin, kreatif dan nilai-nilai karakter lainnya.
  2. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler semakin meningkat, tercatat sampai saat ini jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler lumbung inovasi sebanyak 536 siswa.
  3. Meningkatkan citra sekolah dengan meraih banyak prestasi juara di bidang melukis.

Leave a Reply