PECAH BELAH UNTUK BERMAIN MUSIK ANSAMBEL MENGGUNAKAN APLIKASI SAC (PELABEL SAC)

1. Rancang Bangun Inovasi Pembelajaran “Pelabel SAC”

Inovasi Pembelajaran degan nama “Pelabel SAC” ini dibuat untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan bahwa bermain musik tidak harus menggunakan alat musik yang sesungguhnya, namun kita bisa memanfaatkan atau menemukan ide baru berupa benda yang ada di sekeliling kita. Inovasi Pembelajaran ini menjelaskan langkah-langkah pemanfatan benda berupa pecah belah, yang difungsikan sebagai alat musik melodis (alat musik yang memiliki nada), tanpa menghilangkan fungsi yang sebenarnya yaitu sebagai peralatan rumah tangga. Pemanfaatan pecah belah yang difungsikan sebagai alat musik melodis ini aman untuk segala usia, dapat dimainkan di mana pun, dan kapan pun. Pecah belah yang bisa digunakan sebagai alat musik tidak harus berupa pecah belah yang baru. Yang penting pecah belah tersebut tidak dalam kondisi pecah atau retak dan ketika dideteksi memiliki nada. Agar kita mengetahui pecah belah bernada atau tidak dan nada apa yang ditimbulkan ketika dipukul, yaitu dengan cara mencocokkan suara yang ditimbulkan dengan nada yang terdapat pada keyboard atau recorder. Pecah belah yang bernada dikelompokkan dan diurutkan sehingga terdiri dari 1 oktaf (7 nada pokok) agar bisa digunakan untuk memainkan suatu lagu secara bersama-sama. Dalam Inovasi Pembelajaran lebih menekankan penyajian music berupa ansambel. Ansambel yaitu penyajian musik secara bersama-sama menggunakan alat musik yang sejenis maupun berbeda jenis.

Inovasi Pembelajaran ini juga menjelaskan bahwa media yang digunakan dalam pembelajaran berupa Smart App Creator (SAC). SAC adalah aplikasi multimedia yang mampu merancang dan membuat suatu media pembelajaran interaktif berbasis android dan ios tanpa coding. Inovator memilih SAC sebagai media pembelajaran karena aplikasi SAC memuat berbagai konten yang sangat dibutuhkan oleh peserta didik. Materi yang diberikan kepada peserta didik bisa berupa tulisan, gambar, audio maupun video. Output/hasil pekerjaan bahan ajar dengan menggunakan SAC berupa apk (Application package file). Dengan menggunakan aplikasi SAC inovator menyampaikan materi pelajaran, video pembelajaran, dan evaluasi yang melibatkan peserta didik untuk berperan aktif dalam mengerjakan soal-soal hingga memperoleh nilai hasil evaluasi. Media pembelajaran SAC dapat digunakan untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar. Baik pada saat Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) maupun Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Inovasi Pembelajaran ini dibuat, berdasarkan keinginan Inovator bermain alat musik angklung, namun di Kota Mataram NTB sulit untuk mendapatkan alat musik tersebut. Inovator mencoba membunyikan benda-benda yang ada di dalam kehidupan sehari-hari dan menemukan pecah belah merupakan ternyata dapat difungsikan sebagai alat musik melodis dan tepat diajarkan kepada para siswa.

Inovasi Pembelajaran diterapkan di Kelas IX SMPN 4 Mataram, Semester Genap, Tahun Ajaran 2019/2020.

Berdasarkan hasil telaah terhadap penelitian terdahulu yang berupa jurnal, ditemukan beberapa penelitian yang relevan dengan Inovasi Pembelajaran ini, yang dilakukan oleh:

  1. Febrianti, D. (2019). Meningkatkan Kreativitas Musikal Anak Melalui Permainan Musik dari Barang Bekas.

Karya ilmiah tersebut berupa skripsi, laporan pelaksanaan pembelajaran kegiatan bermusik pada anak untuk mengungkapkan gagasan yang kreatif dan imajinatif dengan memanfaatkan peralatan musik dari barang bekas. Anak yang kreatif dan imajinatif tersebut menciptakan hasil karya baru sehingga merangsang kreativitas dan kemampuan musikalnya dalam bermain musik. Pada dasarnya skrpsi tersebut sama dengan Inovasi Pembelajaran ini, yaitu merupakan usaha meningkatkan hasil pembelajaran melalui pengalaman secara langsung mengarah kepada kemampuan anak di bidang musik, antara lain: melatih kepekaan pendengaran, kemampuan berapresiasi, dan meningkatkan daya kreatif, dengan menggunakan barang bekas berupa botol, ember plastik, piring seng, dan kaleng sebagai alat musik ritmis, sedangkan dalam Inovasi Pembelajaran ini menggunakan barang pecah belah yang dimanfaatkan sebagai alat musik melodis. 

2. Sriningsih, E (2019). Pecah Belah Bunyikan Melodi Indah untuk Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Seni Musik Siswa Kelas IX 1 SMP Negeri 4 Mataram. Penelitian yang berupa Inovasi Pembelajaran ini pada intinya sama, yaitu memberi pemahaman kepada peserta didik terkait pecah belah yang dapat dimanfaatkan sebagai alat musik bernada dalam bermain musik dan bertujuan untuk Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Seni Musik Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Mataram. Yang membedakan antara penelitian tersebut dengan Inovasi Pembelajaran ini terletak pada pengembangannya. Penelitian yang terdahulu menekankan bahwa pecah belah dapat difungsikan untuk membunyikan melodi yang indah dalam bermain musik dan pembelajarannya hanya untuk pembelajaran tatap muka, sedangkan dalam Inovasi Pembelajaran kali ini selain memberi pemahaman kepada peserta didik terkait pecah belah dapat difungsikan sebagai alat musik melodis, juga memanfaatkan media pembelajaran Smart Apps Creator (SAC) untuk mendukung pembelajaran yang berlangsung secara daring maupun luring.

2. Pokok-pokok perubahan inovasi pembelajaran “Pelabel SAC” adalah:

  1. Pecah belah dapat dimanfaatkan sebagai alat musik melodis yang memiliki nada sehingga dapat digunakan untuk membawakan beberapa lagu.
  2. Peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi bermain musik ansambel campuran dengan peralatan pecah belah dengan menggunakan media pembelajaran Smart Apps Creator (SAC) dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh maupun pembelajaran tatap muka.
  3. Dokumen atau bukti fisik inovasi pembelajaran baik dalam bentuk tulisan, gambar dan video dapat tersimpan dalam bentuk file dengan penggunaan metode pembelajaran Smart Apps Creator (SAC)

Leave a Reply