KIA-KU DATANG (KARTU IDENTITAS ANAK-KU DAPAT POTONGAN)

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia. Sebab anak merupakan karunia Tuhan yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya, Anak adalah tunas, potensi dan generasi muda penerus cita cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa yang akan datang, Melihat pentingnya anak sesuai dengan uraian diatas, maka Negara hadir dengan mengeluarkan terobosan baru berupa Kartu Identitas Anak (KIA).

Sebelum tahun 2015 di indonesia untuk anak anak yang berusia dibawah 17 tahun tidak memiliki kartu tanda penduduk, sehingga terdapat diskriminasi terhadap pelayanan publik di Indonesia. Karena anak anak dianggap tidak memerlukan kartu tanda penduduk. Hal ini perlu di luruskan, sebab kita perlu memberikan pelayanan yang non diskriminatif, karena selama ini pelayanan masih termasuk diskriminatif, yaitu hanya melayani penduduk yang berusia 17 tahun keatas, dan untuk anak anak yang berusia di bawah 17 tahun tidak dilayani. Maka dari itu pada tahun 2016 pemerintah menerbitkan Kartu Identitas Anak.

Tujuan pemerintah menerbitkan KIA adalah untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warganegara serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuat Akta Kelahiran. Sebab tanpa memiliki Akta kelahiran maka seorang anak tidak akan dapat memiliki KIA. Namun sebagian besar masyarakat belum berpikiran maju dan menganggap anak-anak tidak perlu kartu tanda penduduk, karena anak-anak tidak memiliki mobilitas tinggi seperti orang tua. Mereka menganggap dokumen kependudukan bagi anak cukup dengan Akta Kelahiran Hal ini perlu di luruskan, sebab Akta kelahiran merupakan dokumen yang tidak fleksibel untuk di bawa oleh anak anak, tidak seperti Kartu Identitas Anak yang berbentuk kartu sehingga mudah untuk di bawa oleh anak anak.

Pada awalnya peluncuran kartu identitas anak memiliki fungsi yang terbatas, yaitu hanya sebagai tanda pengenal anak, sehingga mengurangi minat dari masyarakat untuk membuat KIA bagi anak anaknya, Untuk meningkatkan motivasi orang tua untuk membuat KIA bagi anak-anaknya, Dukcapil Kota Mataram membuat inovasi KIA-ku Datang yaitu Kartu Identitas Anak ku Dapat Potongan. Dengan kepemilikan KIA ini orang tua akan memperoleh banyak manfaat dan keuntungan berupa diskon/potongan dari pusat perbelanjaan, tempat wisata, toko buku dan tempat-tempat umum lainnya yang sudah bekerjasama dengan Dukcapil Kota Mataram. Sasaran dari inovasi ini adalah seluruh warga kota Mataram yang berusia dibawah 17 tahun, tanpa membedakan Ras, Agama, Suku, dan Golongan tertentu.

Leave a Reply