SEMPRU (SISTEM PEMBERIAN PAKAN RASIONAL AUTOMATIS)

Pakan merupakan permasalahan utama dalam kegiatan budidaya ikan terutama ikan lele. Hampir 75 persen dana tersalurkan untuk pembelian pakan. Sementara itu pakan harus diberikan pada waktu yang sudah direncanakan, dalam jumlah yang sudah ditentukan dan juga harus memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan. Ikan lele termasuk jenis ikan yang buas dan lebih banyak mencari makan pada malam hari atau nocturnal. Ikan lele memiliki sifat kanibalisme, sifat ini akan muncul bila pemberian pakan tidak tepat waktu dan jumlahnya. Dengan demikin salah satu cara untuk mengurangi sifat ini pembudidaya harus memberikan pakan lele yang tepat waktu dan dalam jumlah yang cukup.

Kebutuhan ikan lele di Kota Mataram semakin meningkat dari tahun ke tahun. Beberapa pembudidaya ikan lele lebih banyak mengeluh karena sifat ikan lele yang rakus butuh pakan banyak. Dari hasil studi lapangan pemberian pakan yang tidak teratur, tidak tepat waktu dan jumlah dapat merugikan kegiatan pembudidaya ikan. Selain itu juga sulitnya mencari pekerja dibidang budidaya ikan menyebabkan minat masyarakat untuk melakukan budidaya ikan semakin menurun, karena menganggap bahwa kegiatan budidaya ikan merepotkan dan butuh kecermatan untuk menentukan volume jumlah pemberian pakan.

Permasalahan utama yang perlu diselesaikan adalah pemberian pakan ikan harus tepat waktu dan jumlah untuk mendapatkan ikan dengan pertumbuhan yang baik dan tidak terjadi kanibalisme. Untuk itu diperlukan suatu inovasi pemberian pakan secara otomatis. Berbagai upaya telah dilakukan oleh kelompok penyuluh perikanan, mulai dari cara pemberian pakan dengan begerik/digoyang yang sistem kerjanya setiap kali ikan menyentuh sensor akan menjatuhkan pakan ternyata kurang efektif karena pakan akan jatuh tidak sesuai dengan prosentase yang harus diberikan, lebih boros dan akan mengakibatkan kerusakan kualitas air. Bantuan alat otomatis pemberian pakan kepada kelompok budidaya ikan berhasil menjadi solusi yang memudahkan pembudidaya ikan dalam proses pemberian pakan. Namun jumlah alat yang diberikan tidak sebanding dengan jumlah kelompok budidya ikan yang ada di Kota Mataram. Hanya beberapa kelompok yang mendapatkan alat tersebut karena harganya yang terlalu mahal. Untuk mengatasi masalah tersebut dibuatlah inovasi alat yang memiliki fungsi hampir sama denga alat pakan otomatis tersebut dengan biaya pembuatan yang tidak terlalu mahal. Alat ini diberi nama Sempru singkatan dari Sistem Pemberian Pakan Rasional Automatis). Alat ini mudah dalam pembuatan dan hanya membutuhkan ember atau dapat menggunakan wadah cat bekas dengan volume 20 kg, blower kecil dan timer. Semua alat yang dibutuhkan tersedia dipasaran dengan harga terjangkau.

Banyak perubahan dan kemudahan yang diperoleh setelah menggunakan Sempru, antara lain:

1.   Pemberian pakan menjadi tepat waktu dan jumlah

2.   Lebih efektif dan efisien karena jumlah pakan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan

3.   Mengurangi biaya pembelian pakan sehingga dananya dapat digunakan untuk kebutuhan yang lain

4.   Pembudidaya ikan tidak lagi disibukkan dengan jadwal pemberian pakan, karena jadwal pemberian pakan dapat diatur secara otomatis

5.   Budidaya ikan menjadi lebih mudah dan menyenangka

6.   Pertummbuhan ikan lebih baik karena pemberian pakan selalu tepat waktu dan jumlah.

Pedoman Teknis Inovasi Daerah SEMPRU dapat di download disini

Leave a Reply