SIMPATI (SISTEM INFORMASI TEMPAT TIDUR)

Rumah sakit adalah salah satu sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan, yang berperan mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Rumah sakit berperan dalam upaya kuratif dan rehabilitatif, yang bertujuan memulihkan status kesehatan seseorang dari sakit menjadi sehat, serta melakukan kegiatan preventif dan promotif kesehatan. RSUD Kota Mataram memiliki 296 tempat tidur yang tersebar pada 24 ruangan. Pada situasi tertentu kondi si ruangan dapat berubah sesuai keadaan dan kebutuhan rumah sakit. Seperti saat pandemi seperti ini jumlah tempat tidur dan ruangan akan bertambah. Dengan begitu kendala yang dihadapi dalam pemesanan kamar di RSUD Kota Mataram adalah dikarenakan tidak akuratnya catatan petugas. Hal ini menyebabkan ketika ada pasien yang diputuskan untuk rawat inap atau pasien tujukan dari fasilitas kesehatan lainnya dan akan memesan kamar, maka pasien akan menunggu cukup lama untuk mendapatkan kepastian mendapat kamar. Petugas haruslah memeriksa buku registrasi pasien untuk mengetahui kamar mana saja yang tersedia. Sementara buku registrasi tersebut harus diisi dengan cara petugas harus memeriksa satu per satu kamar pada waktu-waktu tertentu setiap harinya. Sedangkan jarak kamar dengan ruangan petugas berjauhan. Hal-hal tersebut dapat menjadi faktor ketidakakuratan data kamar yang tersedia yang dilaporkan. Mengingat ketatnya persaingan global, dan belum optimanya pengecekan BAS (Bed Availability Status) di RSUD Kota Mataram yang dapat mempengaruhi waktu tunggu pelayanan sehingga menimbulkan ketidak puasan pasien akibat lama mengantri di bagian pendaftaran rawat inap, Dikhawatirkan pula akan muncul isu pasien terlantar dikarenakan belum mendapat kamar ataupun ada rasa tidak percaya atau tidak puas terhadap keterbukaan informasi oleh rumah sakit. Maka dikembangkanlah sebuah inovasi yang berjudul SIMPATI (Sistem Informasi Tempat Tidur). Sistem ini dapat menyajikan informasi ketersediaan kamar secara real time beserta dengan informasi fasilitas yang akan didapatkan pasien berdasarkan kelas perawatan yang dimiliki. Pasien dapat mengakses sistem ini melalui berbagai macam cara yaitu dapat melalui layar informasi kamar di rumah sakit, sistem informasi melalui website resmi rumah sakit, dan juga sistem ini telah terntegrasi dengan sistem pada aplikasi BPPJS yaitu JKN Mobile. Hal ini dilakukan oleh rumah sakit agar masyarakat dengan berbagai jenis kemampuan mengakses informasi dapat mengetahui informasi mengenai ketersediaan kamar secara real time. Selain berdampak pasa masyarakat, sismtem ini juga sangat berpengaruh pada inerja petugas khususnya petugas pendaftaran rawat inap dan perawat di ruangan yang menjadi lebih efektif dan efisien.

Leave a Reply