TAK KU DUGA (ANTAR DOKUMEN WARGA)

Pelayanan Publik (Public Service) merupakan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat umum yang menjadi warga negara atau secara sah menjadi penduduk negara yang bersangkutan. Pelayanan publik disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Penerima pelayanan publik adalah perseorangan atau kelompok yang sedang melakukan pelayanan.

Masyarakat merupakan target dari pelayanan publik, karena masyarakat langsung dapat menilai apakah kualitas pelayanan yang di berikan sudah baik atau masih belum sesuai dengan harapan masyarakat. Kualitas pelayanan memiliki hubungan yang erat dengan kepuasan masyarakat. Kualitas pelayanan memberikan suatu dorongan kepada masyarakat untuk menjalin hubungan yang kuat dengan pemerintah. Dalam jangka panjang, pemerintah dapat meningkatkan kepuasaan masyarakat, dimana pemerintah dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih menyenangkan dan meminimalkan pengalaman masyarakat yang kurang menyenangkan.

Kepuasan masyarakat merupakan respon masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan. Kepuasan masyarakat ditentukan oleh kualitas pelayanan yang ditawarkan, sehingga kualitas merupakan prioritas utama bagi pemerintah sebagai tolak ukur keunggulan untuk bersaing.

Kualitas pelayanan memegang peran penting untuk mencapai tingkat kepuasan masyarakat. Kualitas pelayanan bukan dinilai dari sudut pandang atau persepsi pemerintah tetapi berdasarkan sudut pandang masyarakat sebagai pengguna layanan. Persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan merupakan penilaian menyeluruh atas keunggulan suatu pelayanan.

Terjadinya pandemi di Indonesia mendorong setiap lembaga pelayanan publik untuk terus berpikir dan berinovasi mengenai langkah langkah yang harus di jalankan agar kuallitas pelayanan tetap terjaga sehingga meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. Salah satu perubahan pelayana yang dilakukan adalah pelayanan secara online, yaitu pelayanan yang dilakukan tanpa harus hadir di kantor. Pelayanan secara online ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas dan transparansi pelayanan publik serta menekan penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Namun ada masalah yang muncul dalam pelayanan yaitu menumpuknya dokumen kependudukan yang sudah selesai di proses dan dicetak, namun belum sempat di ambil oleh masyarakat dikarenakan instruksi untuk menjaga jarak dan tetap tinggal dirumah.

Menanggapi hal tersebut, Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram membuat inovasi untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. Inovasi ini diberi nama “TAK KU DUGA” yaitu mengantar dokumen yang sudah selesai di proses dan dicetak Ke Warga, sehingga dokumen yang sudah di proses dan dicetak dapat diterima oleh pemiliknya. Tentu saja hal ini akan menambah kebahagiaan dari masyarakat. Sasaran dari inovasi ini adalah seluruh warga kota mataram yang tidak bisa mengambil dokumen yang sudah selesai diproses karena adanya aturan pemerintah yang membatasi aktifitas sosial.

Leave a Reply